News-Santara.com,- Timnas Indonesia harus tunduk dari Vietnam dalam lanjutan babak penyisihan Grup B Piala AFF 2024. Dalam laga itu, Garuda harus mengalami kekalahan saat tampil di Viet Tri Stadium, dengan skor tipis, 1-0.
Vietnam yang tampil dengan skuad senior nyaris mengurung selama 90 menit lini pertahanan dari skuad asuhan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY).
Berkaca dari hal itu, STY mengeluhkan jadwal padat di Piala AFF 2024 hingga mendapatkan sorotan khusus dari pelatih Vietnam, Kim Sang-sik. Berikut ulasannya.
STY: Sistem Pertandingan Harus Diubah
Dalam kesempatan berbeda, STY mengeluhkan padatnya jadwal dari pihak penyelenggara AFF 2024 usai laga melawan Vietnam.
“Sebenarnya tidak hanya Indonesia, tapi semua tim juga mengalami kesulitan yang sama. Saya sebagai pelatih merasa lelah, lalu seberapa lelah para pemain?” ujarnya dalam jumpa pers di Viet Tri Stadium, pada Minggu, 15 Desember 2024.
Di sisi lain, STY mengaku berusaha untuk fokus dalam pertandingan di fase grup, dan menilai sistem semifinal yang dimainkan kandang dan tandang AFF 2024 tidak masuk akal.
“Babak penyisihan grup ini kita harus fokus, sedangkan babak berikutnya (semifinal) harus dimainkan kandang dan tandang. Sistem seperti ini tidak masuk akal dan harus diubah,” tutupnya.
Pelatih Vietnam: Harusnya STY Bisa Adaptasi
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik menyoroti keluhan STY terkait padatnya jadwal yang diberikan pihak penyelenggara AFF 2024.
Kim menyebut pelatih Garuda itu seharusnya bisa beradaptasi dengan sistem yang diterapkan oleh AFF 2024.
“Semua tim punya jadwal yang padat, saya bersimpati dengan Shin Tae-yong. Tapi jika (jadwal) itu tidak bisa berubah, seharusnya bisa beradaptasi,” ujarnya usai pertandingan Vietnam vs Indonesia, pada Minggu, 15 Desember 2024.
Kim menuturkan cara tim kepelatihannya untuk menjaga stamina skuad Vietnam tetap terjaga meski menghadapi jadwal yang padat di AFF 2024.
“Saya melakukan rotasi (pemain) untuk mengatasi situasi tersebut, tambah makanan bergizi untuk para pemain,” terangnya.
Di sisi lain, Kim juga menyebut para pemain tim nasional perlu memiliki kekuatan mental agar dapat menjuarai kompetisi AFF 2024.
“Semua tim punya masalah yang sama, jadi mereka harus menang dengan kekuatan mental,” pungkasnya.***
Komentar